Selama lebih dari tiga dasawarsa menggeluti dunia kewartawanan, Lukman Hakim telah melahirkan banyak karya tulis yang diterbitkan di berbagai media massa, baik rasional maupun daerah. Dari ribuan tulisannya, sebagian besar berupa reportase tentang berbagai aspek kehidupan masyarakat Banten yang pernah disaksikan, dicermati, dan diolahnya menjadi informasi yang orisinal, obyektif dan faktual yan…
This comic depicts a real case which involved villagers from the sub-district of Bukit Kemuning in North Lampung, Indonesia. The powerful head of the sub-district stole money intended for community development activities under the World Bank funded Kecamatan Development Program (KDP). After great effort from the communities involved, the case was eventually brought to court and the sub-district…
Buku ini merupakan gabungan hasil kerja dari dua puluh satu penulis Timur dan Barat. Beberapa di antara mereka telah menetap lama di Jakarta dan seluruh penulis pernah menetap dan belajar di Jakarta dalam waktu yang singkat atau lama. Keseluruhan penulis ini mempunyai satu persamaan, yaitu mereka semuanya tertarik pada karakteristik kehidupan Jakarta yang mempunyai banyak segi. Masalah yang dib…
Sejarah memberi pelajaran amat berharga, betapa perbedaan, pertentangan dan pertukaran pikiran para founding fathers telah mengantar bangsa kita ke gerbang kemerdekaan. Di dalam dan melalui perdebatan tersebut kita banyak belajar. bagaimana toleransi dan keterbukaan para pendiri republik ini dalam menerima pendapat bahkan kritik tajam sekalipun.
Buku ini menggambarkan kegiatan INSIST dalam kegiatannya melakukan advokasi dan fundarising.
Pada dasarnya setiap orang, dalam masyarakat dan bangsa yang beradab akan berusaha meraih kesejahteraannya dengan berbagai upaya, sesuai cara dan pendekatan masing-masing, sehingga sepanjang sejarah manusia itu ada, masalah kurangnya kesejahteraan masih selalu saja aktual
Perlawanan panjang terhadap Belanda di Kalimantan Sleatan dan Kalimantan Tengah antara tahun 1859-1906 telah menampilkan dua sosok keluarga besar arstokrat Bnajar, Bubuhan Panembahan Antasari, dan elite Dayak-Muslim, Bubuhan Temenggung Surapati
Memasuki akhir abad 20 ini sebuah konperensi tingkat dunia tentang perempun ke IV digelar di Beijing. Konperensi yang diselenggarakan oleh PBB pada tangga 4-15 September 1995 ini telah menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk dilaksanakan oleh negara negara anggota PBB dalam upaya meningkatkan akses dan kontrol kaum perempuan atas sumberdaya ekonomi, politik sosial dan budaya