Buku ini menyajikan perubahan hutan tropik di Kalimantan Barat yang ternyata tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga membawa masalah sosial. Usaha HTI dan PIR banyak mendatangkan masalah lingkungan, terutama karena sifatnya yang monokultur (menanam satu jenis tanaman), membutuhkan masukan unsur hara yang sangat tinggi, dan rentan terhadap serangan hama endemik. Sementara masalah …
Buku kecil ini secara terbuka menantang pemikiran ekonomi neo-liberal yang kini berjaya dalam lembaga-lembaga dan kebijakan-kebijakan resmi. Buku ini diterbitkan dengan harapan memunculkan perdebatan kritis tentang rancang-bangun ekonomi global dan kemampuannya mendukung pelembagaan partisipasi demokratis serta pemberdayaan warga-negara. -Michel Pimbert-
Adaptasi ekonomi dapat dipandang sebagai suatu upaya masyarakat dalam mengembangkan dan mempertahankan sistem perekonomiannya. Masyarakat desa Troso telah mengembangkan dan mempertahankan kerajinan Tenun Ikat sebagai bentuk mata pencahariannya. Pada kenyataannya sistem perekonomian masyarakat pedesaan senantiasa akan terkait dengan sistem hubungan sosial yang berlaku. Namun demikian, faktor …
Buku ini merupakan observasi kritis terhadap para pemikir sosial terkemuka, klasik maupun modern
Buku ini dirancang untuk mendukung fasilitator pada tahap analisa, perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan kegiatan yang diadakan masyarakat khususnya terkait dengan memastikan keterlibatan masyarakat yang termarginalisasi terutama perempuan dan orang miskin.
Kedermawanan dalam konteks tanggung jawab sosial perusahaan lebih baik dipahami sebagai bagian dari keseluruhan perilaku bisnis perusahaan. Dalam konteks Kalimantan Tengah dapat disimpulkan bahwa perilaku kedermawanan perusahaan sebagaimana perilaku bisnis mereka, kental dipengaruhi faktor-faktor struktural.
Masalah tanah perkebunan muncul pertama kali pada awal kemerdekaan, ketika tanah-tanah perkebunan "milik kolonial" berhadap-hadapan dengan kekuatan "rakyat revolusioner". Sedangkan maslaah tenaga kerja perkebunan telah menampak embrionya sejak diperkenalkan sistem perkebunan yang bercorak liberal-kapitalistik di tanah jajahan Hindia Belanda pada tahun 1870.
Buku ini dimaksudkan untuk memberikan telaah mengenai realitas sosial secara mendatar. Realitas sosial yang terpenting pasti didasarkan atas sejarah perkembangan masyarakat. Dengan memahami perkembangan sejarah itulah kita dapat memahami bagaimana tahap-tahap perubahan sosial secara mendasar.