Persoalan otonomi daerah dan desentralisasi pengelolaan sumber daya hutan bukan sekedar masalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), akan tetapi lebih jauh berkaitan dengan sistem pengelolaan yang mampu menjamin kelestarian ekosistem serta mengoptimalkan kepentingan masyarakat, khususnya yang hidup di dalam dan di sekitar hutan.
Buku ini berusaha mendata status hukum dan kebijakan negara dari jaman dlu sampai sekarang yang berkaitan denganhutan dan masyarakat penghuni hutan di India, Indonesia, Nepal, Filipina, Sri Lanka, Thailand, dan Papua Nugini.
Buku ini dipublikasikan dengan tujuan agar saling mengingatkan bahwa hutan mempunyai fungsi yang demikian penting bagi kehidupan manusia, sehingga pihak-pihak yang berkepentingan atas keberadaan hutan demikian banyak
Buku ini membahas tentang aspek yuridis kawasan hutan, pengusahaan hutan, peralihan fungsi hutan di luar bidang kehutanan, dan perlindungan hutan. Dalam buku ini juga dijelaskan tentang sanksi dan analisis kasus, yaitu kasus penjatuhan sanksi denda oleh pejabat yang berwenang terhadap pemegang izin Hak Pengusahaan Hutan (HPH) yang melanggar peraturan perundang-undangan, dan penjatuhan sanksi pi…
Masalah utama yang harus dijawab dalam sistem pengelolaan sumberdaya hutan pada masa yang akan datang (millenium 3) antara lain: pertama, Indonesia harus menetapkan arah dari pengelolaan sumberdaya hutan SOH apakah hutan akan tetap dijadikan sumber pendapatan negara yang utama atau hutan akan diarahkan memperkuat posisi fungsi perlindungan, sehingga fungsi ekonomi tidak menjadi kegiatan utama; …
Untuk kesekian kali areal taman nasional di Indonesia dirusak oleh pembangunan jalan yang melintas di atasnya. Sebelumnya, Taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Kayan Mentarang, dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, juga mengalami ancaman yang sama. Bukan hanya jalan yang merusak Taman Nasional, tetapi juga areal penambangan. Sedangkan secara rutin, saat ini Taman Nasional terus dir…
Menurut catatan tahun 1980, Indonesia mempunyai kawasan hutan tropika basah seluas 142 juta hektar. Di antara kawasan itu, terdapat satu juta hektar hutan tanaman jati di pulau Jawa yang bagus, hasil karya Djatibedrijfs tahun 1890-1942. Akan tetapi karena kebijakan yang keliru dan keterampilan (skill) sumber daya manusia yang diserahi tugas untuk mengelola tidak memadai, maka hanya dalam kurun …
Buku ini membahas hubungan antara manusia dan lingkungan alam di Kalimantan Tenggara, berdasarkan banyak sumber primer yang belum pernah digunakan sebelumnya. Buku ini menggambarkan cara-cara manusia mencari nafkah dalam berbagai lingkungan yang ditemukan di sana, dengan fokus pada pertanian, perburuan, penangkapan ikan, peternakan, eksploitasi hutan, dan pengumpulan produk untuk pasar. Buku in…
Jurnal Kehutanan Masyarakat edisi ini mencoba mengangkat dinamika wacana yang berkembang seputar peran masyarakat lokal dalam pengelolaan sumberdaya hutan