Arus reformasi yang meruntuhkan rezim otoritarian Orde Baru pada 1998 ternyata tidak serta merta membebaskan demokrasi dan HAM dari ancaman kepolitikan yang berat. Dimana kini muncul ancaman baru yang tidak kalah berat, yakni bangkitnya gerakan fundamentalisme di Indonesia. Tidak hanya pda ranah sosial namun juga sangat dirasakan kehadirannya dalam ranah kebijakan.
Buku ini adalah salah satu bentuk dokumentasi dari berbagai dinamika dalam advokasi RUU TNI. Posisi koalisi pada waktu itu, adalah menolak RUU TNI karena dianggap tidak sempurna dan tidak mencerminkan aturan yang mendorong proses reformasi TNI. Koalisi menganggap proses pembahasan yang sangat cepat dan terburu-buru akan berpotensi pada penghilangan pasal-pasal penting dalam reformasi TNI. Ko…