Selama puluhan tahun satu-satunya ilmuwan sosial yang mengunjungi provinsi-provinsi Indonesia hanyalah para antropolog. Siapa pun yang tertarik pada politik atau ekonomi terutama hanya berkutat di Jakarta, pusat dari segala macam aksi. Pandangan kita mengenai negeri terbesar nomor empat di dunia itu terancam menjadi simplistis dan kurang memiliki bobot nyata. Kemudian, pada tahun 1998, Indones…